Opini

Dunia Mengecam Serangan Israel di Masjid Al – Aqsa

israel

Konflik terus terjadi,, berkepanjangan dan tiada henti..

Kemanakah sebuah naluri ,, naluri kemanusian hingga welas asih?

Situasi politik antara dan kembali memanas dan memicu ketegangan. Mengapa tidak, Al – Aqsa yang menjadi tempat peribadatan umat muslim, mulai dibatasi fungsinya oleh pihak Israel. Kejadian ini disinyalir merupakan akibat dari tiga orang oknum Arab yang melakukan penembakan pada 2 anggota polisi Israel di wilayah Masjid Al – Aqsha pada tanggal 14 Juli 2017.

Tak dapat dielakan, reaksi balasan dari pihak keamanan Israel beberapa waktu terakhir pun telah menewaskan 3 orang dan mengakibatkan 100 orang luka – luka. Tindakan represif pihak keamanan Israel ini dirasa terlalu berlebihan. Mengapa tidak, serangan yang dilakukan oleh 3 oknum Arab mengakibatkan kerugian bagi seluruh umat di masjid Al – Aqsa. Selain korban tewas dan luka – luka, hal yang paling krusial adalah masjid Al – Aqsa yang menjadi tempat suci umat menjadi tempat tindakan penindasan, kekerasan hingga dibatasi fungsinya sebagai tempat peribadatan.

Kejadian ini pun tentu mengundang kecamanan dari belahan dunia. Sebut saja Menlu Indonesia, Retno Marsudi menyatakan, pemerintah Indonesia meminta Amerika Serikat mendesak Israel agar menghentikan tindakan kekerasan dan pembatasan beribadah di Masjid Al – Aqsa. Permintaan tersebut dikomuniskasikan langsung dengan Menlu AS, Rex Tillerson. Menlu AS pun sepakat dengan Indonesia mengenai pentingnya mencegah meningkatnya eskalasi di kompleks Masjid Al – Aqsa. Beliau menyampaikan bahwa pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Yordania, Palestina, dan Israel.

Dunia mengecam serangan Israel di Masjid Al – Aqsa, lalu, bagaimanakah firman Allah Taala mengenai kejadian ini? Dalam surah Al – Baqarah ayat 114 yang artinya :

Dan siapakah yang lebih aniaya dari orang yang menghalangi menyebut nama-Nya di dalam masjid – masjid Allah dan berupaya merusaknya? Mereka itu tidak layak masuk ke dalamnya kecuali dengan rasa takut. Bagi mereka di dunia ada kehinaan dan bagi mereka di akhirat tersedia azab yang besar

Masjid yang menjadi sebuah tempat peribadatan, apa pun alasannya tidak dibenarkan dibatasi fungsinya dan dijadikan tempat tindakan penindasan hingga kekerasan. Allah SWT berfirman, akan ada kehinaan di dunia bagi mereka yang melakukannya, dan di akhirat kelak, azab pun sudah menanti mereka.

Memang, sangat disayangkan kejadian represif Israel ini berawal dari oknum Arab yang menewaskan 2 polisi Israel. Namun, serangan balasan dari Israel pun sejatinya tidak dapat dibenarkan karena merambah ke pembatasan sebuah tempat peribadatan. Tidak ada alasan apa pun yang dibenarkan untuk membatasi sebuah tempat peribadatan. Sudah suatu hal yang menjadi hak otoritas setiap umat manusia, dapat beribadah dengan tenang dan damai membangun komunikasi rohani dengan sang pencipta – Nya di setiap tempat peribadatan, dimanapun itu, tanpa terkecuali di masjid Al – Aqsa.

Dan yang perlu digarisbawahi, siapapun umatnya, termasuk umat nasrani pun, berhak beribadah dengan tenang dan damai di tempat suci mereka. Tak ada alasan apa pun bagi umat non nasrani yang diperbolehkan untuk mengganggunya hingga melakukan tindakan refresif di sana.

Naluri kemanusiaan hingga welas asih harus senantiasa dipertanyakan di dalam diri masing – masing umat manusia. Tanpa terkecuali umat nasrani, umat , hingga umat Islam sekalipun karena dengan adanya naluri tersebut, tentunya toleransi antara berbagai macam umat manusia di muka bumi ini tidak akan sulit lagi ditemukan. Dan tentunya tidak akan lagi ada kecaman dunia atas tindakan serangan di tempat peribadatan manapun. Dunia akan tersenyum damai menikmati kedamaian setiap umat yang hendak berkomunikasi dengan pencipta-Nya di berbagai tempat peribadatan.   

Sumber gambar:

http://nasional.kompas.com/read/2017/07/23/16102441/serangan-di-masjid-al-aqsa-menlu-komunikasi-dengan-menlu-as

Tentang Penulis

Mutia Siddiqa Muhsin

Tinggalkan komentar