Opini

Keadilan sosial dan Kesejahteraan dalam asas-asas dakwah global Jamaah Muslim Ahmadiyah

ilustrasi dari TheMuslimTimes.org

ilustrasi dari TheMuslimTimes.org

Oleh Muhammad Idris-Funafuti

#Penggalan keempat (4/5) dari artikel berjudul “DELAPAN azas dakwah global Jamaah Muslim Ahmadiyah”

AZAS yang kelima adalah keadilan sosial dan kesejahteraan (al-‘adlu). Asas ini sejalan dengan firman Allāh swt. juga:

يٰٓـأَيُّهَا ٱلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُوْنُوْا قَوَّامِيْنَ لِلّٰهِ شُهَدَآءَ بِٱلْقِسْطِ وَلا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَاٰنُ قَوْمٍ عَلٰى أَلَا تَعْدِلُوا ٱعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوٰى وَاتَّقُوا ٱللهَ إِنَّ اللهَ خَبِيْرٌ بِمَا تَعْمَلُوْنَ

“Hai, orang-orang yang beriman! Hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan [kebenaran] karena Allāh, menjadi saksi dengan adil. Dan, janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah! Karena, adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan, bertakwalah kepada Allāh. Sesungguhnya, Allāh Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS V—Al-Maidah: 8)”

Sehubungan dengan poin yang kelima ini, pendiri Jamaah Muslim Ahmadiyah bersabda, “Engkau tidak cukup dengan hanya merasakan penderitaan dari seorang mukmin lainnya. Tapi, jika di dalam hatimu itu timbul rasa kasih sayang bagi yang lainnya maka perasaan ini akan terus berkembang lebih jauh lagi.

“Janganlah engkau membatasi pada perasaan hatimu saja, tetapi engkau juga harus memperlihatkannya dan mengamalkannya. Bagaimanakah caranya untuk memperlihatkan dan memanifestasikannya? Cara yang terbaik adalah bahwa engkau harus berusaha dengan sekuat tenaga untuk berbuat kebaikan bagi kesejahteraan manusia, bahkan walaupun engkau harus berkurban untuk melakukan amal baik kepada orang lain. Maka, engkau pun harus melakukannya. (Dikutip dalam Khoṭbah Jumat Ḥaḍrat Khalīfatu’l-Masīḥ V atba. tanggal 10 Agustus 2007)”

_
Penggalan I | Penggalan II | Penggalan III | Penggalan V

Tentang Penulis

masq@mkaindonesia.org

Majelis Anṣār Sulṭānu'l-Qalām Indonesia