Opini

Keharmonisan dalam Irama Perbedaan

Dunia dengan segala isinya memliki irama yang unik. Semua telah diciptakan oleh Allah SWT dalam berbagai macam yang indah, salah satu contohnya adalah antar umat beragama. antar umat beragama memiliki keunikan tersendiri, karena bisa menjadi pemersatu dan bisa menjadi perpecahan.

Banyak saat ini yang salah mengartikan perbedaan antar umat beragama. Perbedaan ini kebanyakan dianggap sebagai hal yang salah dan aneh jika dibahas, sehingga muncul pemikiran yang menyimpang dari suatu golongan. Banyak sekali isu-isu menyimpang dari berbagai oknum mengenai keagamaan yang menyebabkan perpecahan. Keadaan ini tidak muncul satu dua kali, tetapi bermunculan berkali-kali yang ujungnya dapat menyebabkan peperangan bahkan dengan sesama umat beragama.

Apakah permasalahan ini akan tetap dibiarkan begitu saja? Sudah berapa banyak nyawa yang tidak berdosa menghilang hanya karena kesalahpahaman ini? Padahal, di dalam Islam telah diajarkan untuk bisa mengenal suatu perbedaan. Hal ini terdapat pada surat Al-Hujurat ayat 13. Allah SWT berfirman:

 يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Artinya: “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Dari sekian banyak organisasi keagamaan, yang mana ajarannya mengusung perdamaian antar umat beragama? Jawabannya adalah pada Ahmadiyah. Ahmadiyah merupakan sebuah gerakan kebangkitan dalam Islam yang telah didirikan pada tahun 1889 oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad. Ahmadiyah memliki konsep Khalifah yang hingga saat ini dipimpin oleh Khalifah ke V yaitu Hadhrat Mirza Masroor Ahmad dan ajarannya telah diterima oleh 210 negara. Dalam penyebarannya, Ahmadiyah mengedepankan ajarannya untuk mengakhiri perang agama, menolak pertumpahan darah dan membangkitkan kembali moralitas, keadilan dan perdamaian.

Selain itu, di dalam Ahmadiyah terdapat motto Love for All, Hatred for None. Motto ini disampaikan oleh Khalifah ketiga Ahmadiyah yaitu Hadhrat Mirza Nasir Ahmad. Dalam menerangkan motto ini beliau mengatakan: “Islam mengajarkan hidup saling mencintai dan kasih sayang serta penuh kerendahan hati.” Selain itu, dari Khalifah Ahmadiyah saat ini, yaitu Hadhrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan “Motto ini mengandung arti kita tidak memiliki permusuhan, tidak ada kedengkian, dan tidak ada dendam bagi siapapun di dalam hati kita.”

Sudah sepantasnya khususnya bagi umat Islam untuk membangun toleransi antar umat beragama. Perbedaan bukan dianggap lagi sebagai suatu hal yang aneh apalagi menyimpang, tetapi dianggap sebagai suatu hal yang bisa membawa keunikan tersendiri dan dapat membawa perdamaian dunia.

Sumber

  1. http://ahmadiyah.id/ahmadiyah
  2. https://www.slalom.com/sites/default/files/inclusion-and-diversity2-1200.jpg

Tentang Penulis

Nabilah Hurul Aini