Opini

Penolakan Atas Kebenaran Sejati

penolakan

Sudah tugas setiap umat untuk menyebar suatu dengan adanya data untuk memperkuat fakta yang ada. Manusia di jaman ini sangat-sangat membutuhkan arahan untuk menuju jalan yang lurus, jalan yang di ridhoi Kita ketahui bersama banyak remaja yang kehilangan jati diri, tidak mempunyai pedoman hidup, sehingga mereka terbawa arus negatif di lingkungan mereka. Sangat di sayangkan dikarenakan merekalah penerus kepemimpiman yang ada selanjutnya, merekalah pundak dari negara yang mereka tempati, merekalah penerusnya.

Kabar baik itupun sudah tiba. Melewati Jamaah Muslim Ahmadiyah ini, organisasi yang meyakini bahwa Imam Mahdi yang ditunggu-tunggu kedatangannya telah hadir dalam wujud Mirza Ghulam Ahmad, kebenaran-kebenaran yang dulu pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW dibawakan kembali oleh Imam Mahdi tanpa adanya suatu perubahan sedikitpun.

Isi kebenaran yang dibawakan sama sekali tidak menjerumuskan kita dalam kertidakbenaran namun sebaliknya. Kebenaran ini akan menuntun kita semua menuju jalan yang lurus. Imam Mahdi yang sama-sama kita tunggu telah lama hadir untuk memperbaiki dunia dan segala isinya.

Namun dunia sebagian besar masih menolak kebenaran yang sejati ini. Mereka menganggap pembawa kebenaran ini sudah tidak sesuai dengan ajaran agama Islam yang dulu telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW. Namun penolakan ini semata-mata hanya karena adanya fitnah dari mulut ke mulut. Sifat manusia adalah ketika sudah membenci sesuatu, sudah menengar bahwa hal tersebut tidak benar dan tidak dapat dipercayai kembali maka mereka akan mendengarnya dengan adanya kebencian dihatinya. Tidak bisa menerima kebenaran yang sebenarnya harus mereka terima. Allah SWT berfirman dalam Surah Al Mujaddalah ayat 22 :

كَتَبَ اللَّهُ لَأَغْلِبَنَّ أَنَا وَرُسُلِي ۚ ٌ

Artinya : Allah telah menetapkan: “Aku dan Rasul-rasul-Ku pasti akan menang.”

Imam Mahdi mendapatkan wahyu: “Aku akan sampaikan tablighmu ke pelosok-pelosok dunia.” Wahyu ini terbukti nyata dan menakjubkan. Saat ini Ahmadiyah telah menyebar ke 210 negara dengan lebih dari puluhan juta pengikutnya. Berdiri pada tahun 1889 kemudian masuk di Indonesia pada tahun 1925 di mana mengalami pasang surut. Banyak perlawanan yang dilakukan dari berbagai daerah.

Banyak hal yang dilakukan Ahmadiyah untuk menyebarkan kebenaran ini. Sama sekali tidak ada paksaan di dalamnya. Ahmadiyah sama sekali tidak akan memaksa untuk masuk kedalamnya karena orang-orang yang dengan hati yang suci dan ikhlaslah yang akan terdorong sendiri untuk masuk ke dalam Ahmadiyah. Ahmadiyah melalui Khalifah menyampaikan kebenaran ini dengan cinta, kasih dan penuh perdamaian. Sama sekali tidak ada kekerasan di dalamnya. Apa yang harus di benci? Bukankah sejatinya seluruh umat beragama di bumi untuk saling mengasihi satu sama lain?

Memang sulit untuk menerima kebenaran yang sudah lama hilang. Lihatlah segala sesuatu dengan hati, dengan pikiran yang open minded, janganlah ada pikiran buruk terhadap apapun, karena dengan cara itulah dapat membuka cakrawala untuk menambah wawasan kita. Insya Allah bukanlah keburukan yang kita terima, namun sebuah kenyataan indah yang akan kita pertanggungjawabkan pada Sang Ilahi.

Sumber:

ahmadiyah.id

Kitab Suci Al-Quran

Sumber Gambar: http://labuenanueva.ca/lasbuenanuevas/cuando-el-no-no-es-una-opcion/

Tentang Penulis

Natasha Nur Fadilah