Kebangsaan Makalah Opini

Spirit perdamaian di Indonesia (1/11) | Tinjauan sosiologis, politis dan agama untuk antar umat beragama yang harmonis

Penulis Syaeful Uyun

Oleh H.M. Syaeful Uyun

Penggalan pertama | Spirit

 

BANGSA [negara] Indonesia adalah bangsa yang besar. Besar bukan hanya dari luas wilayah dan jumlah penduduk, tetapi besar dari kemajemukan, keragaman budaya, bahasa, suku, adat istiadat, agama, aliran agama dan kepercayaan. Spirit perdamaian di Indonesia | Tinjauan sosiologis, politis dan agama untuk antar umat beragama yang harmonis kesbangpol menteri kementerian dalam negeri Geopolitik_Indonesia_Bernama_Wawasan_Nusantara Kesbangpol Depdagri

Besar bukan hanya dari luas wilayah dan jumlah penduduk, tetapi besar dari , keragaman , , suku, , agama, aliran agama dan kepercayaan. (ilustrasi Kesbangpol Depdagri)

[negara] adalah bangsa yang besar. Besar bukan hanya dari luas wilayah dan jumlah penduduk, tetapi besar dari kemajemukan, keragaman budaya, bahasa, suku, adat istiadat, agama, aliran agama dan kepercayaan.

Kemajemukan, keragaman budaya, bahasa, suku, adat istiadat, agama, aliran agama dan kepercayaan, merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang tak ternilai dan menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar.

Kemajemukan memang menyimpan potensi konflik. Tetapi jika kemajemukan itu dikelola dengan baik, maka bangsa ini akan menjadi Bangsa yang besar dan memiliki kekuatan yang juga luar biasa besar.

Pelangi di langit menjadi indah karena keragaman warnanya. Bunga di taman menjadi cantik karena aneka ragam warna dan aroma wanginya. Suara musik menjadi syahdu, merdu, dan enak di dengar karena perbedaan nadanya.

Bangsa Indonesia menjadi Bangsa yang besar dan memiliki kekuatan besar karena kemajemukan dan budaya, bahasa, suku, adat istiadat, agama, aliran agama dan kepercayaannya itu.

Leluhur bangsa kita tampaknya faham betul, kemajemukan adalah potensi bangsa kita untuk menjadi bangsa yang besar dan kuat. Mereka pun kemudian meramu, mengelola, merangkum, dan mengabadikan kemajemukan itu dalam sebuah dengan tiga suku kata: Bhinneka Tunggal Ikha—berbeda-beda tetapi tetap satu. Dan, mereka berhasil.

Dari perspektif , Bhinneka Tunggal Ikha adalah spirit pertama bangsa Indonesia untuk membangun dalam kemajemukan, keanekaragaman, dan keberagamannya.

(BERSAMBUNG)

Halaman 1 | Halaman 2 | Halaman 3 | Halaman 4 | Halaman 5 | Halaman 6 | Halaman 7 | Halaman 8 | Halaman 9 | Halaman 10 | Halaman 11

_
1. Dipetik dari makalah yang disajikan dalam seminar “Membangun Spirit Persatuan dan Perdamaian antar Umat Beragama di Indonesia”, diselenggarakan kerjasama Jemaat Ahmadiyah Indonesia Sulawesi Selatan, STAIN Palopo, dan Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) di Hotel Mulia Indah Kota Palopo, Rabu, 10 Juni 2015. Judul aseli: “Spirit Perdamaian Di Indonesia | Tinjauan sosiologis, politis, dan agamis; membangun Perdamaian antar umat beragama di Indonesia.”

2. Penulis adalah Mubaligh Jemaat Ahmadiyah Indonesia Priangan Timur tinggal di Tasikmlaya, Jawa Barat.

Tentang Penulis

Syaeful Uyun

Tinggalkan komentar