Opini Rokhila Farida

Tips Hasil Riset Berbusana Sukses: Tutupi Kulit

berbusana
Ilustrasi berbusana dari chezlorraine.wordpress.com

Ilustrasi berbusana dari chezlorraine.wordpress.com

 

MENJADI muslimah merupakan fenomena umum bagi sebagian muslim dewasa ini. Para muslimah telah merambah ke berbagai bidang kehidupan dalam beragam profesi. Selain kinerja yang baik, sebagai seorang professional, ketepatan dalam berbusana merupakan sesuatu hal yang penting. Busana yang kita kenakan akan menunjukkan jati diri kita, juga dapat menunjang performa dan produktifitas kita.

Sebagai seorang muslimah, tentu kita harus menjaga cara berbusana agar tetap syar‘i di manapun berada, termasuk di tempat kerja. Namun hal ini tidak kemudian harus membuat kita jadi pusing tujuh keliling terkait cara berbusana kita. Karena istimewanya, justru apa yang digariskan oleh Islam merupakan sesuatu yang paling sesuai dengan kebutuhan kita. Dan menariknya, berbagai pandangan dari pakar busana modern pun mengamini hal ini.

Menutup aurat dengan sempurna merupakan dasar kita berbusana sebagai muslimah. Demikian pula yang disampaikan oleh para peneliti dari National Research Council of Canada (NRCC), untuk memastikan cara berpakaian akan memberikan dampak positif pada kesuksesan, mereka menyatakan bahwa “jangan menampilkan terlalu banyak kulit tubuh”, yang artinya: Tutuplah aurat Anda.

Islam mengajarkan kesederhanaan dalam berbusana. Hal serupa ditekankan pula oleh John Halwanger, penulis buku The Science of Simplicity yang menyatakan bahwa kesederhanaan adalah kunci dari berbusana yang mampu menimbulkan impresi bagi siapa pun saat berada di tempat kerja. Kesederhanaan justru akan memancarkan keanggunan. Kita juga tidak perlu berkutat dengan berbagai detail yang tidak perlu. Dengan demikian, kita dapat berfokus pada pekerjaan kita.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah mengutamakan kenyamanan. Dailymail melansir bahwa saran terbaik berbusana kerja adalah mengutamakan kenyamanan. Sebagai muslimah, busana yang nyaman berarti tidak menerawang, terlalu ketat atau menampilkan lekuk tubuh yang tentu saja akan membuat kita tidak nyaman. Banyak orang yang menggadaikan kenyamanan mereka agar terlihat cantik. Padahal, rasa nyaman dalam berbusanalah yang justru membuat anda tampak menawan.

Dan di atas itu semua, Allāh swt. mengingatkan dalam Al-Qur’ān Sūrah VII—Al-A‘rāf ayat ke-27:

يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ قدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُّوَارِيْ سَوْاٰتِكُمْ وَ رِيْشًا ، وَ لِبَاسُ التَّقْوٰى ، ذٰلِكَ خَيْرٌ .

“Hai anak Adam. Sesungguhnya, Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik”.

Selain busana yang syar‘i, ketakwaan adalah yang utama. Pancarkan keistimewaan seorang muslimah dengan kedalaman ilmu, kemuliaan akhlaq, terjaganya lisan, dan indahnya amalan. Lalu—mā syā’ Allāh—bersinarlah…‼

Tentang Penulis

Rokhila Farida