Opini

Ukhti: Waspada Menggunakan Wewangian Di Luar Rumah

parfum

Assalamu’alikum sahabat,

Tahu ga sih apa tabayyun itu ?  Buat apa sih kita harus tabayyun ? Penting engga sih buat kita selalu tabayyun ? Tabayyun ooh tabayyun …

Ternyataaa, Tabayyun  itu  merupakan salah satu akhlak  mulia dan salah satu prinsip penting dalam menjaga kemurnian agama dan keharmonisan di dalam pergaulan. Dalam firman Allah SWT juga dijelaskan loh perintah untuk kita bertabayyun, coba lihat Q.S Al-Hujurat : 6.

“Wahai orang-orang yang beriman, jika ada seorang faasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka tabayyunlah (telitilah dulu), agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalian.”

Ini kisah nyata loh !

Ya bisa diceritakan sayalah pemeran utamanya, saya ? siapa ?

Kenalin nih sebelum berbicara panjang lebar, Tak kenal maka tak sayang bukan ? Bukan berharap ingin di sayang sih hanya ingin di dikenal 🙂

Perkenalkan saya Nisa yang ceritanya sudah bekerja dalam perantauannya di kota yang didominasi oleh para perantau juga. Wanita ini baru hijrah ceritanya, tapi yaa dengan ilmu yang masih cetek lah belajar sedikit-sedikit. Saya notabennya tinggal di segerombolan yang banyak makhluk adamnya, tau lah apa masalahnya jika kita berada pada lingkungan tersebut. Pasti banyak faktor positif dan negatifnya ya, walau banyak negatifnya. Saya sadari itu.

Hari itu ketika saya masih dengan kebiasaan sehari-hari saya yang sibuk menggeluti karir sebagai makhluk laboratorium, sedang asik dalam rumitnya sebuah tugas-tugas yang selalu tak ada hentinya menumpuk dan menumpuk. Seketika ada seorang teman pria yang tiba-tiba menghampiri saya, dia melihat dengan sorot mata yang mencolok seperti singa yang sedang siap siaga melahap sang mangsa, kaget dong saya !

Kemudian saya terdiam dan hanya diam balik memerhatikan. Dia mulai mendekat membuat saya semakin takut dan seketika pria tersebut meyerang saya dengan sebuah pertanyaan. “Kamu pakai minyak wangi?”. Saya mulai terdiam dan serentak saya menjawab kaget “Iya, kenapa ?” Ada yang salah ?. Kemudian dia melanjutkan bicaranya dan mengatakan “ muslim, pake minyak wangi, haram tau !!”. Saya begitu terkejut saat dia berkata demikian, detak jantung yang semula tenang nan air di danau menjadi deras seperti layaknya air terjun. Sungguh, mata ini seperti akan keluar dari singgasananya.e

Semula saya terdiam dan mulai bertanya, “ Apa buktinya ? Bikin kaget saja”. Seketika itu dia langsung mencari apa yang memang harus ia cari dan dia mulai berkata, mari kita periksa dan teliti, dikeluarkannya lah sebuah hadist sebagai berikut :

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ

Seorang perempuan yang mengenakan lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An-Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad. Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ , no. 323 mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Memang benar, akan tetapi yang dimaksud hadits tersebut adalah untuk keluar rumah dan laki-laki bisa mencium wanginya dan bisa membangkitkan syahwat laki-laki.

Al-Munawi rahimahullah berkata,

والمرأة إذا استعطرت فمرت بالمجلس فقد هيجت شهوة الرجال بعطرها وحملتهم على النظر إليها، فكل من ينظر ‏إليها فقد زنا بعينه، ويحصل لها إثمٌ لأنها حملته على النظر إليها وشوشت قلبه، فإذن هي سببُ زناه بالعين، فهي أيضاً زانية

“Wanita jika memakai parfum kemudian melewati majelis (sekumpulan) laki-laki maka ia bisa membangkitkan syahwat laki-laki dan mendorong mereka untuk melihat kepadanya. Setiap yang melihat kepadanya maka matanya telah berzina. Wanita tersebut mendapat dosa karena memancing pandangan kepadanya dan membuat hati laki-laki tidak tenang. Jadi, ia adalah penyebab zina mata dan ia termasuk pezina.” (Faidhul Qadir, 5:27, Makatabah At-Tijariyah, cet. 1, 1356 H, Al-Maktabah Asy-Syamilah)

Astagfirulloh, ternyata saya sudah melakukan hal yang tidak baik saat itu. Saya sudah suudzhon terhadap si pria karena sikap awalnya yang membuat saya takut dan kemudian pada apa yang saya masih lakukan dengan memakai wewangian ini. Ya maklum pergaulan jahiliyahnya masih belum semua luntur. Tapi akhirnya saya bersyukur karena telah ada orang yang peduli akan sesama saudara muslimnya. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita dari segala macam dosa dan selalu mengetuk kita pada jalan menuju kebenaran. Amiin.

Jadi, perhatikan teman-teman ! Jika kita mendapat sebuah kabar dalam hal apapun, bertabayyun lah. Karena itu akan saat membantu kita dalam mencari sebuah kebenaran yang sebenar-benarnya. Jangan tergesa-gesa dan muda menyimpulkan ya.

Saya Nisa, Wassalamu’alaikum.

Sumber Gambar: https://www.photohdx.com/pic-2143/perfume-spray-on-dark-background

Tentang Penulis

Nisa Nurfitriani

Tinggalkan komentar