Allah : Sahabat Setia Yang Tak Pernah Tidur

397

“Don’t text me when you are bored. I’m not your second choice or your backup plan.”  Sebuah meme yang cukup menusuk hati pembaca nya. Mungkin kita pernah membuat seseorang sebagai second choice, backup plan atau cadangan. Mungkin kita pernah di nomer-duakan.  Kedua nya menimbulkan rasa sakit di hati. Tapi ada satu teman kita yang selalu hadir mendengarkan segala kerisauan kita. Sahabat setia yang tidak pernah membuat kita sebagai His second choice. Walau kita tidak bisa melihat Dia dengan kasat mata tapi kita bisa melihat dan merasakan kasih sayang nya dengan mata hati. Dia adalah Allah, Al-Waliyy–sahabat yang paling setia, penolong dan pelindung.

            Mungkin kita pernah atau sering menjadikan Allah sebagai pilihan kedua. Contohnya tidak menjalakankan perintah Allah dengan sebaik-baik nya. Kita semua pasti sadar dengan hati nurani, sejauh mana kita menaati perintah Nya. Mungkin kita sering membuat agama menjadi second choice karena terlalu sibuk mengejar harta, tahta dan dunia. Mungkin ada yang berpikir berdoa dan taubat nya nanti aja deh pas bulan puasa. Atau sebagian dari kita baru menangis-nangis memohon pertolongan Allah ketika di timpa musibah atau mengalami kesedihan. Walaupun kita sering menomer duakan Allah, Allah tidak pernah jahat ke kita. Kita masih bisa bernapas. Bahkan masih bisa membaca tulisan dengan mata yang jeli. Mata yang Allah ciptakan. Itu semua kenikmatan dari Allah. Sungguh tidak terhitung kenikmatan yang Allah berikan.

            Allah tidak pernah bilang don’t just pray to me when your heart is broken, when you feel sad or when you feel hopeless. Allah adalah Al-Wali, As-Sami, Al-Wadud, Ar-Rahman, Ar-Rahim.  Arti nya Allah adalah sahabat paling setia, pelindung dan penolong kita. Allah Maha Mendengar, Maha Pengasih, Maha Penyayang. Allah selalu ada untuk mendengarkan curhat kamu, tangisan kamu dan kegelisahan kamu karena Allah tidak pernah tidur. Kalau kamu lagi sedih, terus mau call sahabat sejati kamu jam dua malam, bisa aja kan dia gak angkat telepon dari kamu karena dia lagi tidur? Hanya Allah yang ada untuk kamu saat kamu ada di titik terendah dalam hidup. Saat hati dan jiwa  pecah berkeping-keping. Allah selalu ada untuk kita karena Allah telah menjanjikan itu dalam ayat suci Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 56 yang kutipan singkat tafsir nya “your friend is only Allah.” Kemudian dalam surat Ha Mim As-Sajdah ayat 32 Allah juga berfirman bahwa Aku adalah teman mu di dunia dan di akhirat.

            Waktu kamu curhat sambil menangis pada-Nya, kamu gak perlu pulsa, gak perlu wifi, gak perlu mengetik kata-kata. Kamu hanya perlu wudhu, sajadah, shalat dan ceritakan saja semua keluh kesah kepada Sang Pencipta yang Maha Mendengar . Bahkan saat sedang tidak shalat pun, kamu tetap bisa berbicara langsung pada Allah karena  Allah selalu mendengar rintihan doa hamba sejati- Nya karena Allah adalah As-Sami (Maha Mendengar). Keluarkan saja semua air mata kamu di depan Allah.  Karena pada akhirnya hanya Allah yang selalu menjadi penolong dan pelindung mu karena Allah adalah Al-Waliyy, Sang Sahabat Dekat, Pelindung dan Penolong.

            Mungkin kita sering menjadikan Allah sebagai our second choice, tapi ketika kita sakit, membutuhkan uang, sedang konflik dengan mertua/pasangan atau ketika seseorang ingin menyampaikan perasaan nya kepada seseorang yang ia cintai, Allah tidak pernah bilang giliran butuh pertolongan, baru deh kamu berdoa. Namun Allah berjanji when you walk to me, I will run to you. [2] Ketika kamu jalan kepada-Ku, Aku akan berlari kepada mu. Itulah kasih sayang Allah Al-Waliyy kepada kita. Walau kita hanya ‘berjalan’ saja, Allah akan bergegas ‘lari’ kepada kita, mengangkat kita dari kegelapan,kesedihan dan keterpurukan.

            Hazrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifah ke-5 Jemaah Muslim Ahmadiyah, pernah memberikan nasihat penyejuk hati kepada satu keluarga ketika mereka tertimpa musibah. Beliau berkata: “Kalau kalian ingin menangis, menangislah di depan Allah. Jangan di depan manusia.” [1] Hazrat Mirza Nasir Ahmad, Khalifah ke-3 Jemaah Muslim Ahmadiyah, juga pernah menasihati para Ahmadi untuk senantiasa berdoa dan bersabar ketika mengalami kesedihan.  Beliau berkata basahi sajadah kalian dengan air mata. Sejatinya pertolongan Allah akan tiba.[3] Ini memang sulit dilakukan namun ini bisa kita lakukan karena hanya dengan doa dan sabar.

            Sejatinya hanya Allah yang dapat menghapus air mata seseorang dan tidak hanya menghapus namun memberikan ketentraman batin yang kekal abadi. Dan kita bisa curhat kepada Allah Al-Mujib karena Allah selalu ada untuk kita, tidak pernah sibuk, walau Allah adalah Tuhan bagi semesta alam. Kalau kita mau curhat ke sahabat dekat, kalau dia sedang bekerja atau sekolah atau sibuk, kita harus menunggu dulu sampai dia ada waktu kan? Kalau ke Allah, kita bisa curhat kapan pun dan dimana pun.

            Semoga kita semua menjadi sahabat sejati nya Allah- Al-Waliyy, Al-Mujib .Hanya Allah semata sahabat sejati kita, penolong dan penjaga yang akan selalu mengabulkan rintihan doa kita karena Allah akan memberikan yang terbaik bagi teman sejati-Nya.


Penulis: Khalida Jamilah

References:

[1] https://www.reviewofreligions.org/30113/a-proof-of-the-majesty-of-the-living-god-life-mazhar-ahsan-ahmad/

[2] https://www.alislam.org/books/essence/chap7/chap7.html

[3] https://www.alislam.org/library/books/Khalifatul-Masih-III.pdf. Hal. 48.

Sumber Gambar : Allah.com