Mukjizat Huruf Basmalah

191

Basmalah adalah ungkapan umat Islam untuk menyebut atau mengingat Rabb atau Tuhan. Ungkapan tersebut berbunyi, “Bismillaahir rahmaanir rahiim” yang berarti “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”. Kalimat Basmalah menjadi sebuah ungkapan baik berupa ucapan atau tulisan. Basmalah lebih menunjuk pada sebuah ungkapan, bukan pada orang yang mengungkapkannya. Orang yang mengungkapkan basmalah, baik lisan atau tulisan, berarti telah menyebut Asma Allah.

Basmalah merupakan ayat pertama dari seluruh surah dalam Qur’an kecuali al-Taubah. Ia menjadi sebuah isyarat bahwa bacaan asma Allah ini adalah urutan pertama. Basmalah menjadi nomor satu. Basmalah mengawali semuanya. Basmalah mengawali setiap bacaan Qur’an, kecuali dalam surah at-Taubah. Surah ini menjadi pengecualian, karena surah ini tidak diawali dengan bacaan basmalah.

Rasulullah saw bersada, “Jibril datang kepadaku, yang pertama ia berikan kepadaku adalah bacaan Bismilaahir rahmaanir rahim.” Hadits ini menjadi sebuah isyarat bahwa bacaan basmalah adalah ungkapan pertama yang datang dari Allah kepada utusan-Nya. Al-Qur’an yang memiliki 114 surah didalamnya terkandung 114 kalimat basmalah, 113 di antaranya terdapat di awal setiap surah, pengecualian surah at-Taubah. Jumlah 114 basmalah dalam Qur’an didapatkan dari surah an-Naml yang terdapat dua basmalah, yaitu di awal surah dan di ayat ketigapuluh ketika Allah mengabadikan surat Nabi Sulaiman as. yang dikirim kepada Ratu Balqis. Isi ayat tersebut adalah, “Sesungguhnya, surah ini dari Sulaiman dan sesungguhnya isinya dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”

Mukjizat basmalah telah banyak tergambarkan dalam hadis-hadis Rasulullah saw. Daruquthni dan Ibnu Umar R.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Itulah isim dari asma Allah. Tidak lain antara ia dan nama Allah, Akbar seperti putih mata dan hitamnya. Begitulah dekatnya.” Dalam suatu hadits Rasulullah pernah bersabda, “Segala urusan yang baik tanpa diawali dengan bacaan Basmalah akan hilang berkahnya.”


Ditulis Oleh : Azhar Ahmad

Sumber & referensi :
Furqan, Al-Azizi. (2014). Sukses dunia akhirat dengan kedahsyatan basmalah.

Photo by Zwaddi on Unsplash